Maleoveva’s Blog

Just another WordPress.com weblog

Mental Kampungan

Posted by maleoveva on November 18, 2008

Kampungan sebuah kata yang teramat terkenal di Indonesia, negeri yang terhimpun dari berbagai macam suku, budaya, bahasa, keberagaman adat istiadat yang hidup secara tradisionil.
Kampungan asal kata dari kampung yang diberi imbuhan –an untuk menunjukan suatu sifat. Sifat kampungan yang menjadi ciri pola hidup sebagian besar masyarakat di Indonesia yang hidup di kampung-kampung, desa-desa. Namun seiring perkembangan jaman dengan segala peradaban yang bergeser kearah international lifestyle, kata-kata kampungan seperti sebuah konotasi negatif yang memalukan jika melekat pada suatu individu. Tertinggal dari kemajuan jaman, gaya hidup sederhana dan sedikit pengetahuan digambarkan dalam sebuah kata kampungan tersebut.
Masyarakat Indonesia yang semakin berkembang memojokan bahwa kehidupan yang kampungan seperti itu merupakan suatu kehidupan yang harus dijauhi. Kampungan yang sedari dulu menjadi cara hidup bagi masyarakat Indonesia diberikan penilaian negatif. Jika seseorang berbuat onar, mendatangkan suatu masalah maka orang tersebut akan dicap sebagai kampungan. Jika seseorang tidak mengetahui perkembangan jaman maka akan direndahkan dengan kata-kata kampungan. Sungguh suatu ironi.
Ironitas tersebut ditunjukan dengan, bahwa penggunaan kata kampungan yang dimaksud tidak sesuai dengan arti kata dari kampungan yang sesungguhnya. Masyarakat kampung sesungguhnya yang bersifat kampungan merupakan orang asli Indonesia dengan praktek hidup yang sebenar-benarnya bahwa mereka orang Indonesia. Gotong royong, berkumpul untuk berbincang, berdiskusi memecahkan suatu masalah, berbincang untuk membuka suatu pengetahuan baru, bertemu untuk bersilaturahmi, mendengarkan dan taat pada pemimpin yang adil dan bijak itu merupakan sebagian kecil dari makna kampungan yang sebenarnya. Praktek kehidupan yang jika diterapkan pada setiap individu di negeri ini maka bangsa ini mempunyai kekuatan yang teramat sangat.
Mengigat kata-kata bijak lama yang mengatakan mulailah dari suatu hal yang kecil sehingga dapat memberikan perubahan yang besar, itulah yang dibutuhkan oleh Negara ini. Dari keberagaman yang disebutkan di awal tulisan bisa memberikan suatu nilai positif bagi kemajuan, dengan hidup kampungan dalam artian positif maka orang Indonesia modern bisa membangun pondasi kejayaan serta mengibarkan bendera keagungan yang seutuhnya untuk republik ini dan masyarakatnya itu sendiri.
Menilai segala Sesuatu hal yang dari sisi positif dan berbuat dimulai dari suatu hal positif serta mengakhirinya secara positif maka akan memberikan dampak baik bagi berkehidupan, juga akan menghasilkan hal yang baik-baik pula. Kampungan yang ada di Indonesia itu dilihat dari artian yang positif sehingga dapat belajar serta diterapkan dalam hidup maka Insya Allah akan menjadikan bangsa yang besar, kuat, berpengetahuan, dan bangsa yang berdiri sendiri.

tulisan ini sebelumnya telah dipublikasikan pada tahun 2008

oleh: Maleo

One Response to “Mental Kampungan”

  1. D. Angga Adhi Baskoro said

    Menurut saya,
    warga negara yang baik ialah warga negara yang sadar darimana ia berasal, sadar siapa ibu pertiwi mereka, mengoreksi diri mereka sendiri sesuai ciri dari tradisinya dengan tetap mempertahankan nilai-nilai humanisme dan kepedulian sosial. Dari sini nanti akan terbentuk sebuah semangat solidaritas antar sesama warga negara itu, yang nantinya berguna buat perkembangan ekonomi dan sosial. Itulah yang saya harapkan dari semua warga negara Indonesia, khususnya pemuda-pemuda negara Indonesia yang dalam beberapa tahun kedepan pasti akan menggantikan generasi yang sekarang ini.

    Saya yakin semua pemuda-pemuda sekarang mengekspektasikan sebuah Indonesia yang makmur dan mapan dengan tidak adanya hutang. Coba kita berpikir, kalau kita punya hutang dan tidak pernah dibayar, apa yang akan kita rasakan? Rasa bersalah? Atau malu? Semua jawaban tergantung manusia yang bersangkutan, tetapi secara logika nalar pikir kita tahu sendiri jawabannya. Kita mulai saja dengan hal kecil tetapi berarti besar, yaitu bangga dengan produksi dalam negeri yang merupakan ciri khas Indonesia, sebab ini akan sangat membantu perkembangan ekonomi Indonesia. Semua aspek yang bertuliskan “Made in Indonesia” mari kita pakai; seperti produk makanan, minuman, kerajinan tangan, peninggalan sejarah, pariwisata, dsb. Sebagai tambahan saja, semua teman yang saya kenal yang berasal dari negara-negara maju sangat bangga akan hasil jerih payah SDM yang mereka miliki itu. Maka dari itu, kita pun juga tidak mau kalah! Semangat mentalitas kerja juga memiliki peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi, “Berkarya Untuk Hidup, Hidup Untuk Berkarya”, bekerja dengan cara yang benar, tidak korupsi-kolusi dan legal secara hukum.

    Tidak perlu kita ini terpengaruh oleh kebudayaan luar yang notabene itu bukanlah Tanah Air kita (Our Motherland Indonesia). Sadar tidak sadar yang terjadi selama ini bahwa setiap negara berlomba-lomba memberi pengaruh dalam Perekonomian Global (Global Economics), dibawa kemana Indonesia? Apa mau kalah? Apa kita mau terinjak-injak oleh dominasi asing yang tidak berada pada rumahnya sendiri? Sekalipun jangan! Dalam pertandingan ada yang menang dan ada yang kalah. Pilih mana? Sebaiknya justru contohlah semua hal-hal positif dari negara-negara asing lalu kita adaptasikan dengan budaya kita, kita pelajari kembali secara teliti, dan sampai akhirnya kita bisa menemukan padanan yang cocok untuk sistem negara Indonesia bersatu (ekononomi, sosial, teknologi dan pemerintahan; semuanya mutlak, terutama teknologi). Jadi tidak ada lagi kata-kata “kampungan”, yang menurunkan solidaritas untuk maju dan yang bertujuan untuk merendahkan mental orang-orang tertentu.
    Toh, kita tahu kemanapun kita pergi pasti tetap lebih nyaman berada di negara sendiri.

    Salam… Indonesia tumpah darah bersatu

    (penulis saat ini sedang menempuh pendidikan sarjana di Jurusan Teknik Mesin, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: